MANAJEMEN MEDIA

Manajemen media massa perlu ditingkatkan

Samarinda, Kompas – Belanja masyarakat Indonesia untuk media cetak saat ini masih sangat rendah. Data yang dimiliki Serikat Penerbit Surat Kabar menunjukkan, masyarakat Indonesia lebih banyak membelanjakan uang untuk membeli rokok dibandingkan membeli media cetak. Hal itu juga menunjukkan, pemasaran yang dilakukan perusahaan rokok jauh lebih berhasil dibandingkan dengan perusahaan media massa.

“Empat tahun lalu kami menemukan fakta, spending untuk surat kabar Rp 4,9 triliun per tahun. Spending untuk rokok Rp 150 triliun per tahun,” kata anggota Serikat Penerbit Surat Kabar Leo Batubara dalam Konvensi Nasional Media Massa di Samarinda, Kamis (8/2).

Konvensi digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar hari Jumat ini. Menurut rencana, peringatan HPN ini akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.
http://mediacare.blogspot.com/2007/02/manajemen-media-massa-perlu.html

Media Komunikasi Massa Lokal
Oleh Agus Alfons Duka SVD

Dalam tiga kali lokakarya yang diselenggarakan oleh Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI dengan para koordinator komunikasi keuskupan yang berlangsung di Batam pada 16-18 Juli 2007 (untuk wilayah Sumatera), Bali pada 21-23 Agustus 2007 (untuk wilayah Nusra, Jawa dan Kalimantan ) dan di Makassar pada 2-4 Oktober 2007 (untuk wilayah Papua, Sulawesi dan Maluku), sempat dibicarakan cukup panjang tentang bagaimana memanfaatkan media massa modern dalam karya pastoral dan misioner gereja.

Sebagai Areopagus jaman modern, semua orang katolik diimbau untuk tidak segan-segan menggunakan media massa modern sebagai sarana ampuh dalam karya kerasulannya. ( bdk Redemptoris Missio no 37; Pesan Paus Yohanes Paulus II pada Hari Komunikasi Sedunia yang ke-39 tahun 2005). Dari ketiga lokakarya itu tampak bahwa hampir semua keuskupan di Indonesia telah memiliki strategi komunikasi dan sarana komunikasi mulai dari cetak (buletin, majalah ), radio, studio audio, website disamping media komunitas lain baik yang bersifat budaya (tarian dan folk song, drama) maupun yang bersifat perjuangan (street teater, poster, dll). Namun kesulitan mulai muncul tatkala para peserta lokakarya menginventarisasi sejumlah rintangan dalam karya pastoral di bidang komunikasi. Biaya maintenance yang mahal, tenaga pengelola media yang terbatas dan kurang profesional, transportasi dan distribusi majalah yang terhambat oleh kurangnnya sarana transportasi, sulitnya medan geografis. Demikian juga infrastruktur lain seperti PLN yang tidak selalu stabil (mati-hidup) sehingga jam mengudaranya radio (on air) tidak lagi tergantung pada rencana jam tayang (prime time) tetapi pada jam beroperasinya PLN, jaringan telekomunikasi yang terputus-putus sehingga website tidak bisa di-update setiap waktu dengan akibat informasi dalam website terkesan basi, dll. Penggunaan media massa yang seharusnya memperingan beban kerja dan meningkatkan hasil kerja, dalam praktiknya justru menghambat dan membebankan kerja kita termasuk karya kerasulan gereja. Dan itu berarti beban biaya menjadi tinggi. Inilah yang disebut sebagai paradoksnya teknologi komunikasi.
http://mirifica.net/wmview.php?ArtID=4419

Apakah yang Anda maksud adalah: tentang+manajemen media

SiaR–>XPOS: MEMBONGKAR LKBN ANTARA Grup: soc.culture.indonesia Berita yang kemudian dikutip sejumlah media massa di Indonesia itu sumbernya
hanya para milisi yang berhasil melintasi perbatasan. Berita ini jelas tak
berdasar, dan hampir mustahil, pasukan Interfet melakukan tindakan seperti itu.
Propaganda lainnya, misalnya tentang tuduhan kecurangan yang dilakukan UNAMET, …
29 Des 1999 oleh INDONews Editors_1 pesan – 1 penulis
http://groups.google.co.id/groups?q=tentang%2Bmenejemen+media&hl=id&um=1&ie=UTF-8&sa=X&oi=groups&ct=title

UNIVERSITAS KRISTEN PETRA
JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

AZAS-AZAS MANAJEMEN MEDIA MASSA

Back to Main Page

DESKRIPSI MATERI

NOVAK : IK 4229

Mata Kuliah : AZAS-AZAS MANAJEMEN MEDIA MASSA
Beban Kredit : 3 (tiga) SKS
Prasyarat :
Dosen :

Ruang Kerja : Gedung C-211. Telepon: Pesawat 1302
E-mail Address :

DESKRIPSI PERKULIAHAN

Manajemen pada dasarnya adalah proses perencanaan, pengorganisasian (termasuk penataan personil), pengarahan, dan pengendalian usaha manusia di tengah mendayagunakan sarana dan prasarana, demikian rupa sehingga tujuan organisasi itu dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Mata ajaran ini dimaksudkan untuk mengajak mahasiswa mengkaji dari berbagai sudut pandang pengetahuan dan pengertian dasar mengenai kegiatan-kegiatan manajemen itu, mulai dari fungsinya yang pra-pelaksana (perencanaan) sampai ke fungsinya yang pasca-pelaksanaan (kontrol). Lewat mata ajaran ini para mahasiswa akan memahami bekerjanya mekanisme organisasi dalam usahanya mencapai tujuan.
http://communication.petra.ac.id/indonesia/kurikulum/SAPAZASMMM.htm

Manajemen Media Komunitas (Saran Dan Kritik Untuk Website Fisika)
by himafis-usk @ 06/09/05 – 16:32:56

Media komunitas?
Berbentuk seperti apakah yang disebut dengam sebuah “Media Komunitas” itu?

Banyak sekali bentuk-bentuk yang bisa diberikan untuk menjadi contoh sebuah media komunitas. Dapat saja berbentuk papan pengumuman, sebuah majalah dinding, brosur atau selebaran, jurnal, buletin kampus, atau hanya sebuah iklan saja.

[More:]

Untuk di internet sendiri, banyak yang dapat dilihat sebagai media komunitas. Sebuah room yang ada di layanan chat semisal mIRC, sebuah milis, sebuah website, homepage, dan … blog.

Lalu, apa itu media komunitas?

Media komunitas adalah sebuah media yang berbentuk tempat atau sekedar sebuah sarana bagi suatu komunitas. Kita ambil contoh layanan mailing-list yang terdapat di milis fisik-A-ceh, dimana milis ini diikuti oleh komunitas fisika FMIPA Unsyiah. Tipe seperti ini dapat dikatakan sebagai sebuah media komunitas.

Diciptakan dan ditumbuh-kembangkannya sebuah media komunitas, berangkat dari keinginan manusiawi untuk berkomunikasi. Adanya rutinitas hidup harian, tentu saja mengungari kesempatan untuk melakukan komunikasi secara langsung dengan sistem konvesional, katakan saja rapat atau sekedar berdialog dalam sebuah forum. Belum lagi jika dikaitkan dengan jarak.

Kita tentu bisa membayangkan kesulitan menciptakan komunikasi konvesional semacam ini, jika satu pihak berada di tempat yang jauh dan demikian juga dengan pihak yang lainnya.
http://himafis-usk.blog.co.uk/2005/06/09/manajemen_media_komunitas_saran_dan_krit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: